Proses Menerbitkan Buku Ajar

                   

              
                

Penulis Resume           : Rahmat Sandri Ramadhan, S.Pd

Instansi                        : SMPN 48 Muaro Jambi

Guru                            : PPKn

Hari/tanggal                : Rabu 8 Juli 2020/ Jam 19.00-21.00 WIB

Pemateri                      : Joni Irawan Mumpuni

Topik                           : Proses Menerbitkan Buku Ajar

                                    

Assalamualaikum WrWb...    

 

Malam hari ini narasumber kita adalah Bapak Joni Irawan, Direktur Penerbitan,  Penerbit Andi, Ketua I, IKAPI DIY, Penulis buku bersertifikat BNSP, dan Asesor BNSP. Jika berkorespondes dengan beliau dapat melalui WA/ Call : 08122739971, Email jmumpuni@gmail.com, FB jokomumpuni@gmail.com, dan Twitter @jokomumpuni. Kita akan membahas bagaimana proses dalam penerbitan sebuah buku ajar. Nah, sebagai seoarang guru, bisa dikatakan akademisi dan pendidik. Guru penulis adalah guru yang luar biasa. Mereka mengabadikan karya dan pengabdiannya dalam tulisan. Banyak inspirasi dan motivasi yang terlahir dari karya mereka.

Dalam industri buku, terdapat jejaring yang rumit seperti pada gambar berikut

 

 

Penerbit adalah perusahaan yang mencari keuntungan untuk bertahan hidup untuk semua karyawannya. Rata-rata penerbit akan mencari keuntungan yang mana artinya penerbit tidak akan sembarangan menerbitkan buku. Penerbit tidak akan menerbitkan buku yang tidak menghasilkan keuntungan. Secara sederhana, ekosistem penerbitan dapat di tampilkan 

 

 

Pembaca dianggap sebagai pasar. Penulis, penerbit dan penyalur adalah produsennya. Maka, buatlah sebuah buku yang diminati pasar. Penghambat dalam literasi di Indonesia ada tiga hal yaitu:

1.      Minat baca yang masih kurang.

2.      Minat tulis yang masih rendah.

3.      Apresiasi hak cipta yang masih kurang ditandai dengan masih banyaknya pembajakan, dan duplikasi non legal seperti banyaknya e-book ilegal yang diedarkan.

 

Proses naskah menjadi buku.

Naskah yang sudah diterima akan dinilai apakah naskah tersebut akan laku atau tidak. Naskah yang diterima, maka akan diminta softcopy lengkap dan tanda tangan surat perjanjian. Untuk naskah yang ditolak akan dikembalikan. Dalam pengiriman naskah, sebaiknya dikirim hardcopy saja. Setelah softcopy dikirim, maka akan diedit, setting, cetak dan dijual.

Penulis dinyatakan berhasil apabila:

 

1. Mendapatkan kepuasan karena bukunya bermanfaat bagi orang lain.

 

2. Memiliki reputasi, menjadi terkenal dimana-mana ditingkat penyebaran buku. Hal ini dapat dilihat jika banyak follower atau subcriber.

 

3. Karir meningkat, ditandai dengan terbitnya buku yang ber ISBN milik penulis tersebut yang dapat digunakan untuk naik pangkat.

 

4. Penulis mendapatkan uang/royalty, semakin besar royalty nya penulis semakin berhasil.

 

Ciri-ciri Buku yang memiliki peluang besar untuk sukses dapat dilihat dari slide berikut: 

 

 

Jadi sebagai seorang guru penulis dibutuhkan motivasi, inovasi, kreatifitas dan semangat yang kuat dalam menulis. Demikian pelajaran yang di dapat dari Bapak Joko Irawan Mumpuni. Semoga bermanfaat.

 

Komentar

Posting Komentar